Senin, 17 Agustus 2015

[REVIEW] Dilan, Dia adalah Dilanku tahun 1990

Halo!
Kali ini saya pengen ceritain sebuah novel dari Ayah Pidi Baiq, nih. Novel bergenre romance yang rilis tahun lalu. Wah, tahun lalu ya... Artinya, saya telat banget belinya. Saya tahu novel ini juga karena ada Novel keduanya yang rilis baru-baru ini. Dan, novelnya ini jadi primadona banget di kalangan para pembaca novel, khusunya penikmat novel remaja. Yap! DILAN!


Pertama baca ceritanya...
Wah, latarnya di Bandung, euy. Pasti seru, nih. Dan, bener aja ceritanya seruuuuuu sekali. Satu kata untuk novel ini. Gereget, saya gereget banget baca novel ini, mengingat betapa mengagumkan nya seorang Dilan. Dan selesai baca novel ini, saya yakin kalau kamu perempuan, kamu pasti pengen jadi Milea! Percaya, deh.

Jadi, cerita ini berkisah tentang 2 orang anak manusia yang saling mencinta. Dilan dan Milea. Fyi, ini based on true story loh. Kisah nyata yang pastinya bikin kamu berimajinasi lebih wah lagi.

Cerita berawal dari pertemuan Dilan dan Milea di gerbang sekolah. Ya, ini kisahnya Dilan dan Milea waktu SMA. Saat itu, Dilan tiba-tiba mengejutkan Milea dengan ramalan nya, Dilan meramal ia akan bertemu Milea di kantin. Milea yang baru saja bertemu Dilan saat itu tentu saja merasa bingung apa maksud Dilan. Dilan juga meramal, suatu saat Milea akan menaiki motor Dilan. Namun, karena ada suatu hal, ternyata ramalan Dilan salah. Dan, hari itu juga Dilan meramal lewat surat bahwa akan bertemu Milea esok hari, ya hari minggu.

Ramalan Dilan kali ini tak salah lagi, ia datang ke rumah Milea membawa undangan, isi undangan itu adalah mengundang Milea untuk datang ke sekolah setiap harinya. Milea kebingungan, dan itulah kejutan pertama Dilan untuk Milea, kejutan-kejutan selanjutnya pun terjadi, kejutan yang membuat Milea luluh juga dan tertarik akan sosok Dilan. 
Dilan dengan keunikan tersendiri, Dilan yang nakal dan suka berantem, Dilan yang langganan guru BP, Dilan yang penuh kejutan, dan Dilan yang Milea sayang.

"Milea, kamu cantik. Tapi, aku belum mencintaimu. Nggak tahu kalau nanti sore, tunggu aja."

"Pemberitahuan, Milea sejak kemarin sore aku sudah mencintaimu"

Ya ampun, perempuan mana yang nggak meleleh dikatain gitu. Namun, status Milea yang saat itu masih punya pacar, bikin Milea bingung.  Tapi, akhirnya Milea pilih Dilan, kok. Milea putus sama pacarnya.

Dan, berhubung cerita ini latarnya tahun 1990, jadi PDKT Dilan dan Milea nya saat itu ya cuma via telepon rumah. Lucu sih. Dilan sering nelepon Milea, sering juga ngobrol sama si bibi pembantunya Milea. Ya, Dilan ini unik sekali.
Sampai akhirnya, mereka sering bersama, bahkan orang tua nya saling mengenal. Bunda nya Dilan sayang banget sama Milea, seperti anak sendiri. 

Dan, ini bagian paling saya suka, selain Dilan sama Milea nya yaitu adanya Bunda. Bunda ini... ehmmm, kalian baca aja deh sendiri.
Milea yang saat itu bingung kejelasan hubungannya dengan Dilan, akhirnya nanya ke Dilan. Dan apa yang Dilan lakuin? Dilan bikin surat perjanjian kalau mereka mulai pacaran, di tandatangani diatas materai yang Milea beli tempo hari. Tuhkan, Dilan itu ada aja hal hal yang bikin Milea seneng. Kamu pengenkan jadi Milea nya?

Baca novel Dilan yang pertama ini bikin geregetan banget, ketawa dan senyum senyum sendiri. Pokoknya buku ini recommended banget! Harus banget baca, ya! sama yang keduanya juga :))

0 comment: